Rabu, 04 Desember 2013
Contoh Kasus Database Kepegawaian
05.40 | Diposting oleh
Unknown |
Edit Entri
Contoh Kasus
1 :
Gambar 1
:menunjukkan relasi kepala departemen antara entiti Pegawai dengan Departemen adalah
1 : 1 yang berarti satu orang pegawai hanya dapat mengepalai satu departemen
dan satu departemen hanya boleh dikepalai oleh satu orang pegawai. Dilihat dari
kenyataan yang terjadi, relasi tersebut adalah benar karena tidak mungkin pada
satu waktu, ada lebih dari satu pegawai yang mengepalai suatu departemen dan
begitu pula sebaliknya.
Gambar 1.
Relasi entiti Pegawai dan entitiDepartemen
Namun
ternyata ketika terjadi pergantian kepala departemen, data kepala departemen
yang lama sudah tidak dapat lagi diketahui. Dengan kata lain, database tidak
menyediakan penyimpanan data masa lampau. Oleh karena itu, desain gambar 1
ditambahkan suatu entiti yang mencatat tanggal seorang pegawai menjabat suatu
departemen, sehingga dapat ditelusuri siapa saja yang pernah menjabat menjadi
kepala departemen suatu departemen (gambar 2).
Gambar 2.
Penambahan entiti History Kepala Departemen
Apabila
ruang lingkup ditambah dengan pencatatan setiap jabatan yang dipegang selama
seorang pegawai, maka gambar 2 harus diubah lagi dengan memasukkan informasi
pilihan jabatan yang mungkin dijabat seorang pegawai selain kepala departemen.
Sebagai seorang pegawai pasti mempunyai sebuah jabatan, sehingga dari entiti
history jabatan dapat diketahui departemen yang saat itu menaunginya. Oleh
karena itu, relasi antara entiti Pegawai dengan entiti Departemen dapat
dihilangkan.
Gambar 3.
Perubahan entiti History Jabatan
Moss poin
(d) dan Elmasri poin (a) menyatakan bahwa pembuatan model harus disesuaikan
dengan fakta. Contoh kasus 1 memperlihatkan bahwa dalam melakukan desain perlu
memastikan data apa saja yang dibutuhkan baik sekarang maupun yang akan datang
dapat tersedia. Pada gambar 1 terdapat permasalahan yaitu tidak menyediakan
penyimpanan data masa lampau. Kemudian yang kedua adalah apakah database dapat
memenuhi kebutuhan sesuai dengan pertumbuhan user sebagaimana yang
digambarkan pada gambar 3 yaitu bahwa jenis jabatan dapat semakin beragam, oleh
karena itu dibuat sebuah entiti tersendiri.
Contoh kasus
2 :
Pada suatu database
yang diakses oleh banyak user, perlu diperhatikan data mana saja
yang boleh diakses seorang pegawai, data mana yang tidak boleh diakses oleh seorang
pegawai. Seperti yang dilihat pada gambar 4, setiap pegawai berhak melihat
history jabatannya masing-masing maupun milik pegawai lain, namun setiap
pegawai (kecuali bagian penggajian) hanya boleh melihat data gaji miliknya
sendiri.
Gambar 4.
Pengaksesan history jabatan
Untuk
memastikan data agar dapat diakses oleh banyak user pada banyak aplikasi
maka perlu diperhatikan pemilihan database yang digunakan. Apabila
ternyata database yang digunakan tidak mendukung management user,
maka perlu disediakan entiti Hak Akses dan entiti Menu (gambar 5).
Gambar 5.
Penambahan hak akses menu
Contoh kasus
2 memperlihatkan bahwa pemilihan database juga mempengaruhi desain database,
antara lain adalah management user atau pemilihan tipe data, dimana tiap
database menyediakan tipe data yang berbeda.
Contoh kasus
3 :
Seorang
pegawai berprestasi akan dikaitkan dengan jabatan apa yang dimiliki pada saat
itu, sehingga pada gambar 6 digambarkan bahwa entity Prestasi direlasikan
dengan entiti History Jabatan.
Gambar 6. Entiti
Prestasi berleasi dengan entity Jabatan
Ternyata
prestasi tidak sepenuhnya melekat pada prestasi, namun sebenarnya lebih tepat
apabila entiti Prestasi direlasikan dengan entiti Pegawai. Untuk mengetahui
prestasi seorang pegawai didapat pada saat pegawai tersebut menjabat menjadi
apa, dapat dilakukan proses query. Contoh kasus 3 memperlihatkan bahwa
ketika mengadopsi aturan bisnis dengan obyek pada dunia nyata harus dilakukan
dengan cermat, sehingga relasi yang dibuat menjadi tepat (Moss poin (d) dan
Elmasri poin (a) dan memastikan bahwa tiap definisi/semantik menempel pada data
yang sesuai (Moss (a) dan Elmasri (d)).
Gambar 7.
Entiti Prestasi berelasi dengan entity Pegawai
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
About Me
- Unknown
Blog Archive
About Me
- Unknown
Diberdayakan oleh Blogger.







0 komentar:
Posting Komentar