Senin, 30 November 2015
Oriflame..? why not..?
05.23 | Diposting oleh
Unknown |
Edit Entri
hai semuanya perkenalkan nama aku yarnila :D, kalian bisa panggil aku nila aja, kayak nama ikan yah..? hhe sebenarnya nama yarnila itu ada sejarahnya loh. tapi terlalu panjang kalo aku ceritain sejarahnya. :p :p
anyway ini adalah postingan pertamanya aku :D, karna postingan kmrin itu tntng pelajaran hhi jadi kalo sedikit agak lebay dan kaku harap di maklumi yah :D :*
nah di postingan pertama ini aku mau ngenalin nih bisnis yang sedang aku jalanin, bisnis yang bisa mengubah aku menjadi lebih baik, nah loh ... :p.
iyaaa lebih baik disini dalam artian yang awalnya aku pemalu, gak bisa berinteraksi sama org yang gak dikenal ehh skrg malah jadi gak pemalu tapi gak malu2in yah :p :p
bisnis yang buat aku jadi banyak teman, bisnis yang fleksibel dan yang pasti sangat menguntungkan :D....
nah bisnis yang lagi aku jalanin dan aku tekunin sekarang ini adalah bisnis ORIFLAME :D :D
yaaa bisnis yang dibilang orang2 bisnis MLM "Masuk Langsung Mati ", bisnis yang kata orang hanya hoaks dan gak ada hasilnya sama sekali...
eiittss sapa bilang gak ad hasilnya, contohnya aku sekarang ya walaupun gaji yang aku terima sekarang masih gak terlalu besar tapi aku udah buktiin oriflame itu memang bisnis yang sangat menjanjikan " kalau mau berusaha"..
kenapa aku kasih tanda petik untuk kalimat kalau mau berusaha, yaiyalah didunia ini gak ada yang serba instan :D kalau lo udah lahir dari keluarga yang kaya tujuh turunan mah gak ada masalah, nah buat lo yang lahir dari keluarga yang biasa aja??? mbok ya gimana ???? pasti harus ada usahanya kan buat mau mendapatkan yang kita mau :) :*
lah begitu juga aku, sadar kalo keluarga aku biasa2 aja makanya ak mau berusaha buat bisa sukses di oriflame. dan alhamdulilah sekarang aku udah 12% di oriflamee.
yeeeeeyyyyyy :* :* bisa juga deh nyicipin gaji yang digitnya ada 6 heheheh.
iyaaaaaaakk, ini adalah gaji yang pernah mendarat di rekening aku :* :* . gaji yang bisa kirimin uang bulanan buat adk bontot yang lagi kuliah diluar kota :D.
nah oriflame ini gak hanya gaji yang aku dapetin tiap bulannya loh, tiap bulan aku dikasih hadiah dari yang kosmetik gratis, tas gratis, dompet, jam, bahkan koper pun udah mendarat dengan cantik dirumah :* :D.
tadaaaaaaaaaa :D :D ini adalah salah satu penampakan hadiah yang aku dapetin dibulan ini hhe, ini adalah alasan kenapa tidak buat jalanin bisnis oriflame.
kenapa tidak punya bisnis yang modalnya hanya 49900 aja tapi hadiahnya AWESOME gilaaaak.
gak ada salahnya toh jalanin bisnis yang udah nyata hadiahnya, bisnis yang bisa bakalan ngash apa yang kita impikan.
nah nah bulan desember ini bakalan ada promo yang gak kalah cetar dari oriflame, buat lo lo pada yang mau nanya atau mau ikutan join juga nah bisa aja langsung hubungi aku :D dijamin dah gak bakalan nyesal udah gabung di jaringan M3 Network :D
yukk ahh langsung dah klik link dibawah ini ....
Jumat, 06 Desember 2013
Simple Interaction Design Model & Star Life Cycle
01.02 | Diposting oleh
Unknown |
Edit Entri
Simple Interaction Design Model
gambar simple interaction design model
Pada model rancangan interaksi sederhana ini input atau masukan hanya
memiliki satu titik. yang mana masukan tersebut diidentifikasikan
apakah sesuai engan kebutuhan, lalu didesain sesuia dengan persyaratan
yang telah ditetap kan. Setelah diDesain rancangan tersebut dibangun dan
harus interaktif. Setelah itu barulah racangan tersebut dievaluasi.
Evaluasi dapat dilaukan dimana saja, rancangan yang telah di evakuasi
dapat kambali didesain ulang atau apakah rancanagn tersebut tidak
sesuai dengan kebutuhan user, maka alur tersebut akan terus berbupar
hingga pada tahap evaluasi tidak lagi terjadi kesalahan, baik dalam
penetapan kebutuhan user maupun pendesainannya, sehingga pada tahap
evaluasi terciptalah sebuah hasil akhir yang valid.
Star Life Cycle
Pada tahun 1989, Star siklus hidup model yangdiusulkan oleh Hartson dan Hix seperti yang ditunjukkan pada gambar:
Star Life Cycle
Pada tahun 1989, Star siklus hidup model yangdiusulkan oleh Hartson dan Hix seperti yang ditunjukkan pada gambar:
Dalam siklus permodelan ini, pengujian dilakukan terus
menerus, tidak harus diakhir. Misalnya dimulai dari menentukan kosep desain
(conceptual design). Dalam proses ini akan langsung terjadi evaluasi untuk langsung
ternilai apakah sudah sesuai dengan kebutuhan user, bila belum maka akan terus
berulang di evaluasi hingga benar-benar pas.
Setelah itu, apabila sudah pas, maka dari tahap
evaluasi yang pertama akan lanjut ke proses yg selanjutnya, yakni requirements/specification
yakni memverifikasikan persyaratan rancangan tersebut, dan pada tahap itu juga
langsung terjadi pengevaluasian seperti tahap pertama.
Selanjutnya akan tetap sama, terjadi pada tahap-tahap
selanjutnya yakni task analysis/fungsion analysis, pengimplementasian,
prototyping hingga pada akhirnya terciptalah sebuah aplikasi yang sesuai dengan
kebutuhan user.
Intinya pada rancangan model ini, evaluasi dilakukan
di setiap tahap, tidak hanya pada tahapan akhir seperti model-model rancangan
yang lainnya.
V MODEL
00.45 | Diposting oleh
Unknown |
Edit Entri
Latar Belakang V Model
Pada tahun 1986, Federal Ministry
for Defense negara Jerman memulai dua proyek teknologi informasi. Kedua
proyek tersebut adalah software development environment for information
system (SEU-IS) dan software development environment for weapon and
weapon delivery systems (SEU-WS). Dalam pelaksanaan kedua proyek tersebut
ada beberapa goal yang ingin dicapai yaitu:
- Membuat biaya dan proses-proses yang ada pada seluruh software development process menjadi jelas.
- Menerapkan minimum standard untuk menjamin kualitas software yang dihasilkan
- Melakukan standarisasi dan membuat software development process lebih transparan
V Model
dikembangkan untuk mewujudkan goal di atas. Hal ini disebabkan karena
model-model yang ada pada masa itu dirasa belum sesuai dengan kebutuhan yang
ada. Variant pertama V Model muncul pada tahun
1988 sebagai akibat dari proyek SEU-WS. Lalu pada tahun 1991, variant V
Model yang lebih baru muncul karena proyek SEU-IS. Hal ini terus berlangsung.
Begitu dirasa adanya kebutuhan untuk melakukan perubahan maka akan dikembangkan
variant V Model yang baru.
V Model merupakan
perluasan dari model waterfall. Disebut sebagai perluasan karena tahap-tahapnya
mirip dengan yang terdapat dalam model waterfall. Jika dalam model waterfall proses
dijalankan secara linear, maka dalam model V proses dilakukan bercabang. Dalam
model V ini digambarkan hubungan antara tahap pengembangan software dengan
tahap pengujiannya.
Berikut penjelasan masing-masing tahap beserta tahap
pengujiannya:
- Requirement Analysis & Acceptance TestingTahap Requirement Analysis sama seperti yang terdapat dalam model waterfall. Keluaran dari tahap ini adalah dokumentasi kebutuhan pengguna. Acceptance Testing merupakan tahap yang akan mengkaji apakah dokumentasi yang dihasilkan tersebut dapat diterima oleh para pengguna atau tidak.2. System Design & System TestingDalam tahap ini analis sistem mulai merancang sistem dengan mengacu pada dokumentasi kebutuhan pengguna yang sudah dibuat pada tahap sebelumnya. Keluaran dari tahap ini adalah spesifikasi software yang meliputi organisasi sistem secara umum, struktur data, dan yang lain. Selain itu tahap ini juga menghasilkan contoh tampilan window dan juga dokumentasi teknik yang lain seperti Entity Diagram dan Data Dictionary.3. Architecture Design & Integration TestingSering juga disebut High Level Design. Dasar dari pemilihan arsitektur yang akan digunakan berdasar kepada beberapa hal seperti: pemakaian kembali tiap modul, ketergantungan tabel dalam basis data, hubungan antar interface, detail teknologi yang dipakai.
4. Module Design & Unit TestingSering juga disebut sebagai Low Level Design. Perancangan dipecah menjadi modul-modul yang lebih kecil. Setiap modul tersebut diberi penjelasan yang cukup untuk memudahkan programmer melakukan coding. Tahap ini menghasilkan spesifikasi program seperti: fungsi dan logika tiap modul, pesan kesalahan, proses input-output untuk tiap modul, dan lain-lain.
5. CodingDalam tahap ini dilakukan pemrograman terhadap setiap modul yang sudah dibentuk.Kelebihan V Model1. V model sangat fleksibel. V model ini bisa digunakan untuk project tailoring serta penambahan pengurangan method dan tool secara dinamik2. V model dikembangkan dan di maintain oleh publik. User dari V model berpartisipasi dalam change board yang memproses semua change request terhadap V model.Kekurangan V Model1. V model hanya bisa digunakan sekali dalam suatu proyek hal tersebut disebabkan karena V model merupakan model yang project oriented.2. V model bersifat terlalu fleksibel sehingga mengakibatkan beberapa aktivitas-aktivitas yang digambarkan dalam V model menjadi terlalu abstrak. Hal tersebut mengakibatkan tidak bisa diketahui dengan jelas apa yang termasuk dalam activity tersebut dan apa yang tidak.PenggunaanV Model digunakan dalam proyek teknologi informasi di negara Jerman. Hal ini berlakuterutama untuk proyek teknologi informasi pada pada sektor pertahanan negara Jerman.Selain itu, V Model juga digunakan oleh software developer negara Jerman untuk proyekteknologi informasi lain.
Langganan:
Postingan (Atom)
About Me
- Unknown
About Me
- Unknown
Diberdayakan oleh Blogger.



